Mitra Kukar 2-2 Persigo Gorontalo: Kandas di Delapan Besar 24/05/2009 00:20 WITA
Mitra Kukar 2-2 Persigo Gorontalo
Kandas di Delapan Besar



Para pemain Mitra Kukar tengah berdiskusi sambil menanti laga babak kedua dimulai. Dalam laga terakhirnya, Mitra Kukar ditahan imbang 2-2 oleh Persigo
Photo: Agri


Keputusan wasit yang selalu merugikan Mitra Kukar kerap diprotes Agung Prasetyo dkk
Photo: Agri
Pupus sudah harapan Mitra Kukar untuk melenggang ke babak semifinal Divisi Utama Liga Indonesia 2008/2009. Dalam laga terakhir Babak 8 Besar Grup K di Stadion Sempaja Samarinda, Sabtu (23/05) sore, Mitra Kukar ditahan imbang Persigo Gorontalo dengan skor 2-2 (1-2).


Dua gol Mitra Kukar masing-masing diciptakan Made Astawa pada menit ke-29 dan Ikrom Syafii pada menit 72. Sedangkan dua gol Persigo, dicetak Marwan Mohamad pada menit ke-6 serta lewat tendangan penalti Iksan Abubakar di menit ke-35.


Sementara di pertandingan lain yang digelar di Stadion Segiri, diluar dugaan tuan rumah Persisam Putra Samarinda memilih bermain aman dan hanya seri 0-0 melawan Persebaya Surabaya.


Persebaya dan Mitra Kukar sama-sama mengantongi 4 poin. Hanya saja, selisih gol yang dimiliki Persebaya lebih baik dibandingkan tim Naga Mekes. Mitra pun harus puas berada di peringkat ketiga, sementara posisi juru kunci Grup K ditempati Persigo Gorontalo.


Dengan hasil ini, Persebaya Surabaya sebagai runner up Grup K berhak mendampingi Persisam maju ke semifinal. Sementara Mitra Kukar harus mengubur impiannya untuk berlaga di Liga Super musim depan, dan tetap harus bertahan di Divisi Utama.


Dalam laga yang dipimpin wasit Syamsudin Linta ini, kedua tim sama-sama menyuguhkan permainan menyerang. Persigo Gorontalo unggul terlebih dahulu pada menit ke-6 lewat sundulan kepala Marwan Mohamad.



Made Astawa (kiri) ditempel ketat salah seorang pemain Persigo
Photo: Agri
Tertinggal satu gol, membuat duet Franco Hita-Keita Bakary Sidiki berupaya keras untuk menyamakan kedudukan. Namun serangan demi serangan Mitra Kukar kerap dipatahkan oleh rapatnya barisan pertahanan Persigo.


Baru 16 menit waktu berjalan, striker andalan Mitra Kukar Franco Hita terpaksa ditarik keluar lapangan lantaran mengalami cedera otot. Hita pun digantikan Ikrom Syafii.


Pada menit ke-29, suasana di Stadion Sempaja pun bergemuruh ketika Mitra Kukar berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi solo run Made Astawa dari sektor kanan pertahanan lawan. Astawa yang tinggal berhadapan dengan kiper Muchtar Ade, sukses melepaskan tendangan keras ke gawang Persigo.


Dalam laga yang berjalan keras ini, para pemain Mitra Kukar kerap melakukan protes atas keputusan wasit yang terlalu memihak kepada Persigo. Pasalnya, banyak pelanggaran dari pemain Persigo yang dibiarkan wasit. Namun, ketika pemain Mitra berbenturan dengan salah seorang pemain Persigo, dengan mudah wasit memberikan hadiah tendangan bebas kepada tim asal pulau Sulawesi itu.


Kekuatiran para pemain Mitra terbukti pada menit ke-35, ketika wasit Syamsudin memberikan hadiah tendangan penalti kepada Persigo setelah menilai terjadi handball di kotak terlarang Mitra Kukar.


Keputusan wasit langsung disambut protes keras oleh para pemain Mitra Kukar. Namun keputusan itu tak dapat dirubah. Iksan Abubakar yang menjadi algojo, berhasil mengeksekusi tendangan penalti tersebut dengan sempurna. Skor 2-1 bagi keunggulan Persigo tetap bertahan hingga babak turun minum.


Ketegangan sempat terjadi ketika Manajer Tim Mitra Kukar H Fahmi menghampiri wasit untuk melakukan protes. Namun sejumlah aparat kepolisian langsung mengawal wasit menuju ruang ganti dan mendorong Fahmi ke luar lapangan. Fahmi yang sempat bersitegang dengan aparat keamanan langsung diamankan seluruh pemain Mitra Kukar.


Sementara itu, kericuhan juga sempat terjadi ketika aparat kepolisian bertindak berlebihan hendak mengamankan seorang pendukung Mitra Kukar yang berteriak-teriak memprotes kepemimpinan wasit.


Keita Bakary Sidiki menggiring bola ke jantung pertahanan Persigo. Namun sayang, tendangannya masih membentur tiang gawang
Photo: Agri


Ikrom Syafii menciptakan gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2
Photo: Agri
Ketika pertandingan babak kedua hendak dimulai, para pemain Mitra Kukar masih berdiri di tepi lapangan. Pasalnya, Manajer Tim H Fahmi dan Kapten Tim Abunaw Cletus Lapula mendatangi Pengawas Pertandingan (PP) dan meminta dilakukan pergantian wasit. Namun PP tidak dapat memenuhi keinginan kubu Mitra Kukar itu.


Duel kedua tim pun dilanjutkan. Mitra Kukar pun semakin meningkatkan serangan ke arah pertahanan Persigo guna menyamakan kedudukan. Sejumlah peluang pun tercipta, namun gagal dimaksimalkan menjadi gol.


Salah satunya adalah peluang emas yang dimiliki Keita Bakary pada menit ke-63. Hanya saja, sundulan kepalanya masih melebar tipis ke atas mistar gawang Persigo.


Usaha Mitra baru berbuah hasil pada menit ke-72. Lewat sebuah serangan apik yang dibangun dari sektor kiri, Murzal Usman mengirimkan umpan ke jantung pertahanan Persigo. Ikrom Syafii yang berdiri bebas, dengan mudah menyundul si kulit bundar ke gawang lawan. 2-2 bagi kedua tim.


Di menit ke-76, lagi-lagi Keita Bakary memperoleh kesempatan emas untuk membobol gawang lawan. Sayangnya, tendangan keras Keita masih membentur tiang gawang Persigo.


Keasyikan menyerang membuat pertahanan Mitra Kukar lengah. Sejumlah peluang sempat diciptakan anak-anak Persigo. Namun peluang-peluang tersebut berhasil dipatahkan berkat kecemerlangan kiper Agung Prasetyo.


Hingga wasit Syamsudin Linta meniup peluit panjang, kedudukan tetap sama kuat 2-2 bagi kedua tim. Sejumlah pemain Mitra Kukar hanya bisa tertunduk lesu sambil duduk di pinggir lapangan.


Sementara ofisial tim Mitra Kukar memprotes keras wasit yang terlalu cepat meniup peluit panjang tanpa memperhitungkan pelanggaran yang banyak terjadi di babak kedua. Dengan dikawal ketat aparat kepolisian, wasit terus melangkah menuju ruang ganti.


Asisten Pelatih Sukardi Kardok yang begitu emosional tak kuasa menyembunyikan kekecewaannya. "Mana ada bermain bola selama 40 menit! Saya tidak akan sakit hati begini kalau mainnya selama 45 menit!" ujarnya sambil menunjukkan stopwatch yang menunjukkan waktu 40 menit. (win)




Murzal Usman (tengah) gagal memanfaatkan peluang di jantung pertahanan Persigo
Photo: Agri






 
01Semen Padang FC3 2 1 0 5-2 7
02PS TNI3 1 2 0 6-5 5
03PSM Makassar2 1 1 0 4-2 4
04Persija Jakarta2 1 1 0 3-1 4
05Arema FC2 1 1 0 2-0 4
06Barito Putera2 1 1 0 3-2 4
07Sriwijaya FC2 1 1 0 2-1 4
08Madura United3 1 1 1 4-4 4
09Persipura Jayapura3 1 1 1 3-3 4
10Persela Lamongan2 1 0 1 3-3 3
11Perseru Serui2 1 0 1 3-3 3
12Bhayangkara FC3 1 0 2 3-5 3
13Persib Bandung2 0 2 0 2-2 2
14 Mitra Kukar 3 0 2 1 4-5 2
15Borneo FC2 0 1 1 2-3 1
16Persegres Gresik Utd2 0 1 1 2-4 1
17Bali United FC2 0 0 2 1-4 0
18Persiba Balikpapan2 0 0 2 1-4 0
28 Apr 2017 15.00 WIB

Madura United

2-2

Mitra Kukar 

Std. Gelora Ratu Pamelingan
Pamekasan