PSIS Semarang 2-0 Mitra Kukar: Bendol Kecam Kepemimpinan Wasit 21/03/2011 22:05 WITA
PSIS Semarang 2-0 Mitra Kukar
Bendol Kecam Kepemimpinan Wasit


Pelatih Benny Dolo mengecam kepemimpinan wasit Iwan Sukoco yang dinilainya tidak profesional
Photo: Agri
Laga antara PSIS Semarang vs Mitra Kukar di Stadion Jatidiri tadi sore berkesudahan 2-0 bagi keunggulan tim tuan rumah. Namun kekalahan ini terasa menyakitkan bagi kubu Mitra Kukar lantaran kepemimpinan wasit yang terlalu berpihak kepada tuan rumah.


Pelatih Benny Dolo dengan nada tinggi mengecam kepemimpinan wasit Iwan Sukoco yang dinilainya tidak profesional sehingga menodai pertandingan tersebut.


Menurut pelatih yang akrab disapa Bendol ini, gol pertama PSIS yang diciptakan Imral Usman pada menit 21 berbau offside. Imral sudah berada jauh 1 meter dari pemain bertahan Mitra Kukar, tapi asisten wasit membiarkan Imral menggiring bola.


Begitu pula dengan gol kedua PSIS yang dicetak Imral pada menit 40 yang tak dapat diterima Bendol. "Gol kedua lebih gila lagi. Wasit menyatakan play on, padahal ada dua pemain Mitra dan PSIS yang bertabrakan dan tergeletak di lapangan. Alex saat itu sudah mengamankan bola langsung menyorongkannya ke Joice, kemudian Joice membuang bola tersebut dengan maksud fair play. Namun bola jatuh di kaki Imral Usman dan wasit pun tetap melanjutkan permainan, sehingga dengan mudah Imral menceploskan bola ke gawang Joice," cetusnya.


Pertandingan pun sempat ricuh lantaran anak-anak Mitra Kukar tidak terima dengan gol yang disahkan wasit tersebut. Pertandingan pun dihentikan sekitar 5 menit.


"Bahkan wasit sebenarnya mengakui kepada Joice telah salah, namun tetap mengesahkan gol tersebut. Joice juga telah mengatakannya kepada wartawan lokal yang ada, apa yang dikatakan wasit tersebut," ujar Bendol ketika dihubungi via ponselnya.


Lahirnya gol kedua tersebut akhirnya mengganggu konsentrasi skuad Naga Mekes. Permainan Alexander Pulalo dkk pun mulai keras menjurus kasar.


Hasilnya ada 3 pemain Mitra Kukar yang dihadiahi kartu kuning, sehingga membuat mereka tidak bisa diturunkan saat Mitra Kukar menghadapi Persikota Tangerang, Kamis (24/03) mendatang di Stadion Benteng. Mereka adalah Yus Arfandi, Anderson Da Silva dan Junaidi Tagor, ditambah Alexander Pulalo yang dikartu merah pada menit 58.


Selain 3 kartu kuning untuk pemain Mitra, wasit Iwan Sukoco asal Malang juga mengeluarkan 2 kartu kuning untuk pemain PSIS Semarang yakni Patricio Jimenez dan Gustavo Chena. (win)




Sumber: http://www.kutaikartanegara.com/news.php?id=3229


 
Piala Presiden 2017
 Grup 1
1 Mitra Kukar 3 1 1 1 4-4 4
2 Persegres Gresik Utd 3 1 1 1 2-2 4
3 Persipura Jayapura 3 1 1 1 2-2 4
4 PSS Sleman 3 0 3 0 3-3 3
 Grup 2
1 Arema FC 3 2 1 0 7-1 7
2 Bhayangkara FC 3 2 0 1 3-3 6
3 Persija Jakarta 3 1 1 1 2-2 4
4 PS TNI 3 0 0 3 1-7 0
 Grup 3
1 Persib Bandung 3 3 0 0 6-1 9
2 PSM Makassar 3 1 0 2 4-4 3
3 Persela Lamongan 3 1 0 2 2-4 3
4 Persiba Balikpapan 3 1 0 2 3-6 3
 Grup 4
1 Pusamania Borneo FC 3 1 3 0 1-0 5
2 Sriwijaya FC 3 1 1 1 4-4 4
3 Barito Putera 3 1 1 1 3-3 4
4 Bali United FC 3 0 2 1 3-4 2
 Grup 5
1 Semen Padang 3 3 0 0 12-0 9
2 Madura United 3 2 0 1 4-3 6
3 PSCS Cilacap 3 1 0 2 1-6 3
4 Perseru Serui 3 0 0 3 2-9 0
Lolos ke Babak 8 Besar

25 Mar 2017 15.30 WITA
(Friendly Match)

Mitra Kukar

2-2

Martapura FC 

Std. Aji Imbut
Tenggarong Seberang