Persim Maros Mundur, Partai Perdana Mitra Kukar Lawan Persipare 07/04/2007 23:27 WITA
Persim Maros Mundur, Partai Perdana Mitra Kukar Lawan Persipare


Sebastian Balbi dkk baru akan bertanding pada Kamis (12/04) mendatang setelah mundurnya Persim Maros
Photo: Agri
Kompetisi Divisi I Liga Indonesia 2007 segera digeber mulai Minggu (08/04) besok. Tim Mitra Kutai Kartanegara (Kukar) sedianya akan menghadapi tuan rumah Persim Maros besok sore.



Namun, partai perdana antara kedua tim Wilayah IV ini terpaksa dibatalkan lantaran Persim Maros mengundurkan diri dari kompetisi kompetisi sepakbola kasta kedua nasional tersebut.



Menurut Sekretaris Tim Mitra Kukar, Fahmi SE, mundurnya Persim Maros memberi keuntungan tersendiri bagi Mitra Kukar. Karena dari segi kompetisi, persaingan untuk lolos ke Divisi Utama menjadi berkurang.



Sedangkan dari segi biaya, tentu saja menjadi berkurang, karena Mitra Kukar hanya sekali ke Sulawesi Selatan saat menghadapi Persipare Pare Pare. Mitra Kukar sendiri dikatakannya langsung fokus ke laga menghadapi Persipare Pare Pare, pekan depan.



"Jelas ada dampaknya buat kita. Pertama persaingan berkurang. Yang kedua, biaya juga berkurang karena satu pertandingan tandang tidak ada. Kita juga langsung fokus ke laga menghadapi Persipare Pare Pare," jelasnya.



Menurut Fahmi, seluruh skuad Mitra Kukar masih bertahan di Tenggarong dan menjalani latihan seperti biasa. Direncanakan, Mitra Kukar akan bertolak ke Sulawesi Selatan, Selasa (10/04) ini, dan menghadapi tuan rumah Persipare pada Kamis (12/04) mendatang. (win)









Sumber: http://www.kutaikartanegara.com/news.php?id=1318


 
01Persik Kediri6 3 2 1 10-5 11
02Persewar Waropen6 3 2 1 9-6 11
03Bogor FC Sulut United5 3 1 1 6-3 10
04Martapura FC5 2 2 1 3-2 8
05Persiba Balikpapan6 2 1 3 7-6 7
06PSIM Yogyakarta4 2 0 2 3-3 6
07PSBS Biak5 2 0 3 4-7 6
08Madura FC4 1 1 2 2-3 4
09 Mitra Kukar 4 1 1 2 3-4 4
10Persatu Tuban5 1 1 3 2-7 4
11Persis Solo4 0 3 1 1-4 3
24 Juli 2019 15.30 WITA

Mitra Kukar

vs

Persik Kediri 

Std. Rondong Demang
Tenggarong