Kecewa Kepemimpinan Wasit, Mitra Kukar Sampaikan Protes ke PSSI 02/02/2014 21:43 WITA
Kecewa Kepemimpinan Wasit, Mitra Kukar Sampaikan Protes ke PSSI


Pemain Persebaya, Ambrizal, saat melakukan handsball di area kotak penalti namun tidak dianggap pelanggaran oleh wasit Dodi Setia Purnama
Photo: Dok. MNC TV
Lantaran kecewa terhadap kepemimpinan wasit Dodi Setia Purnama yang merugikan Mitra Kukar pada laga perdana ISL 2014 kontra tuan rumah Persebaya, manajemen Mitra Kukar secara resmi mengajukan protes kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) serta kepada PT Liga Indonesia sebagai tembusan.


Menurut Sekretaris Tim Mitra Kukar, Trias Slamet, manajemen Mitra Kukar telah menyampaikan surat keberatan kepada PSSI melalui faksimili pada Sabtu (01/02) malam kemarin atau beberapa jam setelah pertandingan Persebaya vs Mitra Kukar berakhir.


"Kita sudah ajukan protes resmi kepada PSSI. Kita keberatan terhadap wasit Dodi yang tidak memberikan tendangan penalti kepada Mitra Kukar meski pemain Persebaya secara jelas menyentuh bola dengan tangan sehingga mengubah arah bola di kotak penalti," kata Trias.


Melalui surat keberatan tersebut, lanjut Trias, manajemen Mitra Kukar meminta pihak terkait di PSSI untuk dapat melakukan penyelidikan dan memberikan keputusan terkait keberatan yang diajukan Mitra Kukar.


"Kita tidak bisa membiarkan begitu saja kejadian kemarin. Intinya kita berharap agar jangan sampai kejadian tersebut terulang lagi di masa mendatang," ujarnya.


Sekedar informasi, Mitra Kukar tumbang 2-1 dari tuan rumah Persebaya pada laga perdana ISL 2014 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Jelang pertandingan berakhir, Mitra Kukar melakukan sepak pojok ke pertahanan Persebaya.


Sebuah sundulan dari Anindito mengarah deras menuju gawang Persebaya. Namun pemain belakang Persebaya Ambrizal yang telah terlanjur meloncat secara cepat menepis bola dengan tangan kanannya sehingga mengubah arah bola.


Pelanggaran berupa handsball oleh pemain Persebaya di kotak terlarang itu ternyata dibiarkan wasit Dodi Setia Purnama. Para pemain Mitra Kukar pun langsung memprotes wasit asal Indramayu tersebut. Karena terdesak, wasit Dodi kemudian meniup peluit panjang mengakhiri pertandingan yang berakhir 2-1 untuk kemenangan Persebaya. (win)




Potongan cuplikan terjadinya handsball di area kotak penalti Persebaya. Ambrizal dengan sengaja menurunkan tangannya untuk mengubah arah bola
Photo: Dok. MNC TV




Sumber: http://kutaikartanegara.com/news.php?id=4290


 
01Bali United FC34 21 5 8 76-38 68
02Bhayangkara FC34 22 2 10 61-40 68
03PSM Makassar34 19 8 7 67-38 65
04Persija Jakarta34 17 10 7 46-24 61
05Persipura Jayapura34 17 9 8 64-37 60
06Madura United34 17 9 8 58-44 60
07Barito Putera34 15 8 11 48-44 53
08Borneo FC34 15 7 12 50-39 52
09Arema FC34 13 10 11 43-44 49
10 Mitra Kukar 34 13 4 17 49-74 43
11Sriwijaya FC34 11 9 14 50-50 42
12PS TNI34 12 6 16 46-58 42
13Persib Bandung34 9 14 11 39-34 41
14Persela Lamongan34 12 4 18 49-55 40
15Perseru Serui34 10 7 17 35-45 37
16Semen Padang FC34 9 8 17 34-52 35
17Persiba Balikpapan34 7 6 21 41-62 27
18Persegres Gresik Utd34 2 4 28 26-104 10
10 Nov 2017 19.30 WITA

Persiba Balikpapan

3-2

Mitra Kukar 

Std. Batakan
Balikpapan